Magelang – Program Studi Magister Manajemen dan Kewirausahaan (MMKwu), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menghadirkan suasana diskusi interaktif dalam perkuliahan Strategic Management yang diampu oleh Dr. Rochiyati Murniningsih, SE., MP.. Pada pertemuan tersebut, mahasiswa diajak mendalami dinamika penerapan strategi bisnis melalui contoh-contoh kasus nyata, mulai dari industri media hingga sektor UMKM.
Dr. Rochiyati membuka perkuliahan dengan mengulas perjalanan transformasi TPI menjadi MNC TV sebagai gambaran tentang pentingnya pemetaan segmen pasar dan konsistensi strategi. Ia menekankan bahwa setiap keputusan strategis seringkali menimbulkan resistensi internal. Misalnya, saat program Formula One (F1) harus dilepas karena tidak sesuai dengan segmentasi menengah ke bawah, divisi terkait tentu merasakan kekecewaan.
“Implementasi strategi selalu menjadi tahap yang paling berat, karena tidak hanya berhadapan dengan lingkungan eksternal yang berubah cepat, tetapi juga konflik internal dalam organisasi,” jelasnya.
Dalam diskusi, mahasiswa juga berbagi pengalaman seputar tantangan UMKM, mulai dari persoalan perpajakan, regulasi pemerintah, hingga karakter tenaga kerja generasi muda. Salah satu mahasiswa mengisahkan pengalaman usaha kuliner yang menghadapi beban pajak ganda, sementara yang lain menyoroti dampak pandemi COVID-19 terhadap sektor pariwisata dan perhotelan.
Dr. Rochiyati menegaskan, kondisi ini mencerminkan konsep VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang harus diantisipasi oleh setiap pelaku bisnis. “Bahkan perusahaan besar seperti Garuda Indonesia maupun ritel modern seperti Giant tidak luput dari dampak ketidakpastian. Oleh karena itu, strategi kontinjensi menjadi kunci agar bisnis mampu bertahan,” tambahnya.
Suasana kelas semakin hidup ketika para mahasiswa diminta menganalogikan bisnis mereka dengan “perahu” yang harus menghadapi arus deras, batu, hingga pusaran air. Analogi tersebut menggambarkan bahwa baik usaha mikro maupun korporasi besar sama-sama harus sigap membaca perubahan lingkungan agar tidak terjebak pada risiko kegagalan.
Dengan pendekatan case-based learning, perkuliahan Strategic Management di MMKwu UNIMMA tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga melatih daya analisis kritis melalui pengalaman nyata. Hal ini sejalan dengan misi program studi untuk mencetak wirausahawan dan manajer yang tangguh, adaptif, serta mampu memimpin di tengah ketidakpastian bisnis global.

